Samsung Galaxy K Zoom (SM-C111) – Generasi Keempat Makin Hebat

Samsung Galaxy K Zoom (SM-C111) – Generasi Keempat Makin Hebat

Penggemar mobile photography kini semakin termanjakan. Penerus ponsel kamera yahud dari Samsung sudah hadir di pasar. Berlabel Samsung Galaxy K zoom dengan banderol bersahabat, Rp5.499.000. Meneruskan tiga seri pendahulunya (Samsung Galaxy Camera 1, 2, S4 Zoom) K zoom memberikan seabrek fitur penyempurna buat hasil terbaik fotografi. Generasi keempat seri kamera ini membenamkan aplikasi tambahan yang bisa memudahkan Anda memotret, seberapapun amatirnya Anda. Menarik bukan Sama seperti seri kamera sebelumnya, bodi bongsor menjadi ciri. Memiliki dimensi 137,5 x 70,8 x 16,6 mm K zoom memang cocok untuk disebut kamera ponsel modern. Lekuk tubuh masih seperti ponsel, sementara bagian belakang disokong lensa kamera saku digital.

Info : https://teknorus.com

Perpaduan ini klop, karena berbanding lurus dengan hasil yang ingin diciptakan. Foto apik dengan balutan teknologi seluler terkini. Berbagi keriaan di sosial media dan kanal personal lain pun dapat mudah dilakukan. Memegang tubuh K zoom, nuansa yang dirasakan pun berbeda. Tubuh lebih tebal dengan bagian back cover bertekstur dot yang kesat. Sangat nyaman ketika dipegang untuk memotret baik secara vertikal maupun horizontal. Tapi bagaimana ketika untuk bertelepon Tentu saja tidak akan senyaman ponsel yang berbodi tipis. Sebab konsekuensinya pun harus demikian. Jika tidak, lensa dengan kemampuan optical 10x tidak bisa tertanam. Bagian belakang ini juga memiliki flash sebagai pendukung cahaya saat memotret low light.

Menggunakan teknologi xenon dan LED flash pola penyebaran cahaya pun merata. Sehingga objek yang dijepret bisa terang dan tajam sehingga tidak terjadi penumpukan cahaya di satu titik. Pada detil bodi, tak ada yang istimewa. Tepi kanan terdapat tombol volume, onoff , dan kamera. Sementara pada sisi lainnya hanya terdapat slot micro SD. Style ini juga kerap dibenamkan oleh ponsel Samsung lainnya untuk Food Indoor memudahkan pengguna saat menginginkan aktivitas memotret atau mendengarkan musik. Beralih ke layar, kelapangan 4,8 inch menjanjikan visual yang memadai.

Teknologi super AMOLED menjadikan warna lebih memikat, jernih, dan tajam. Reproduksi pixel sebesar 306 ppi menggaransi gambar apapun yang dihadirkan pada layar akan memikat. Baik saat melihat di dalam maupun luar ruang. Dengan sudut rendah ataupun tinggi. Permainan brightness dan kontras sepertinya mampu menunjukkan tajinya dengan sempurna. Layar lapang K zoom juga terproteksi oleh Corning Gorilla Glass 3. Artinya, ponsel ini tahan gores ketika harus berjibaku dengan kunci dan uang logam di dalam saku. Lagi pula akan jarang pula masuk ke saku, karena dimensinya yang cukup besar dan bobotnya yang cukup berat, 200 gram.

Atasi Masalah Gagal Update ke Windows 8.1

Windows 8 –  Microsoft telah meluncurkan update Windows 8.1 untuk umum pada bulan Oktober 2013 silam. Anda yang telah menggunakan Windows 8 pada PC maupun tablet telah dapat menikmati update ini secara gratis melalui OTA di Windows Store. Namun, ternyata banyak pula yang mengeluh gagal meng-update Windows 8.1. Pada keluhan tersebut, muncul beberapa kode error saat melakukan update. Kode-kode tersebut di antaranya “0x80071a91, 80070020, 80073712, dan 0x800f081f”.

Ingin memperbaiki masalah tersebut? Untuk kode error “0x80071a91”, Anda tak harus melakukan langkah yang terlalu sulit. Solusinya hanya satu, download file bernama “KB2939087” dari website Microsoft.

  1. Pastikan terlebih dahulu versi Windows Anda, apakah 32-bit (http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=42359) atau 64-bit (http:// www.microsoft.com/en-us/download/details. aspx?id=42372)?. 2. Install dan restart PC Anda. Selanjutnya, apabila permasalahan yang muncul adalah kode error “80070020, 80073712, dan 0x800f081f”, Anda harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut. 1. Buka CMD (Command Prompt) dengan Run as Administrator.
  2. Masukkan command “dism /online /remove-package /packagename:Package_for_KB2919355~31bf3856 ad364e35~amd64~~6.3.1.14” dan tekan “Enter”.
  3. Kemudian apabila proses tersebut telah selesai masukkan perintah atau command berikut “dism /online /cleanup-image /startcomponentcleanup” dan tekan Enter.
  4. Setelah itu lakukan proses update sekali lagi. Setelah melakukan beberapa langkah yang diberikan, dijamin Anda dapat meng-update Windows 8.1 tanpa masalah. Selamat mencoba.

Tips dan Trik di WINDOWS 8

WINDOWS 8.1/8/7/ Menempatkan ikon di Desktop ke Tengah Layar Monitor Anda ingin menempatkan beberapa ikon yang ada di dekstop ke tengah-tengah layar monitor namun kesulitan melakukannya? Tidak perlu khawatir! Dengan sedikit mengubah konfigurasi yang ada, Anda dapat menyebarkan ikon-ikon di desktop ke tengah layar dengan leluasa. 1. Anda harus mengklik kanan area desktop lalu pilih menu “View”. 2. Anda juga perlu menonaktifkan opsi “Align Icons to Grid” sampai tidak tercentang lagi. Kini, ketika Anda menggeser ikon yang diinginkan ke tengahtengah layar atau ke posisi lainnya sudah bisa dilakukan. Selamat mencoba!

WINDOWS 8.1/8/7/ recycle Bin Tidak Lagi Menampung File yang Telah Dihapus Recycle Bin adalah penampungan sementara untuk file-file yang Anda hapus menggunakan tombol [DELETE]. Jika Anda ingin menghapus sejumlah file tanpa harus melemparkannya ke dalam Recycle Bin, Anda dapat menekan tombol [SHIFT] + [DELETE]. Namun, jika Anda merasa kombinasi tombol [SHIT] + [DELETE] untuk menghapus file secara permanen sangat merepotkan, Anda bisa mengonfigurasi ulang Recycle Bin. Dengan begitu, cukup menekan tombol [DELETE], Anda bisa menghapus file secara permanen dan tidak lagi ditampung di Recycle Bin. 1. Klik kanan ikon Recycle Bin di desktop lalu pilih menu “Properties”. 2. Aktifkan pilihan berikut ini “Don’t move files to the Recycle Bin”. Setelah proses tersebut selesai Anda lakukan, Anda dapat menutup layar Recycle Bin dengan mengklik tombol “Apply | OK”. PERHATIAN: Karena file yang dihapus tidak lagi dimuat ke da- 3/ Hapus File Pilih opsi “Don’t move files to the Recycle Bin…” untuk tidak lagi menampung file yang dihapus 5/ Cari File Lebih Akurat Permudah proses pencarian file dalam PC lam Recycle Bin, Anda perlu berhati-hati sebelum menghapusnya. Selamat mencoba!

WINDOWS 8.1/8/7/ Memindahkan Posisi Taskbar Lewat Opsi Lainnya Taskbar umumnya diletakkan di bagian bawah desktop. Dengan cara yang lebih mudah, Anda bisa memindahkan posisi Taskbar ke kiri atau atas layar desktop. 1. Pastikan opsi “Lock the Taskbar” dalam keadaan tidak aktif. 2. Anda dapat mengklik dan drag Taskbar ke kiri atau atas layar desktop. Jika Anda sudah memposisikan Taskbar tersebut, Anda bisa melepas tombol kiri mouse. Cara lainnya, Anda bisa memindahkan Taskbar tersebut dengan mengatur ulang opsi yang terdapat di dalam Taskbar Properties. Untuk itu, klik kanan Taskbar, lalu pilih “Properties”. Selanjutnya, klik menu drop-down “Taskbar location on screen” lalu pilih opsi yang tersedia, seperti Left, Right, dan Top. Selamat mencoba!

Langkah Kecil Bagi Jakarta Bersih Bagian2

Gayung bersambut, artikel tersebut mendapat tanggapan positif oleh para warga Jepang yang tinggal di Jakarta sekaligus menjadi cikal bakal terbentuknya sebuah komunitas bernama Jakarta Osoji Club, yang diketuai oleh sang penulis, Ashida San. Osoji sendiri berarti bersih-bersih, sesuai dengan aktivitas yang menjadi agenda utama komunitas ini. Digelar pertama kali pada 29 April 2012, aksi “bersih-bersih” ini dilakukan di sekitar Ring Road Gelora Bung Karno, Senayan. “Kami memilih di kawasan Senayan (GBK) karena faktor keselamatan dan banyak orang yang melakukan aktivitas di kawasan tersebut, sehingga sangat memungkinkan bagi kami untuk menyadarkan mereka akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,”.

Dalam perkembangannya, JOC lebih memfokuskan kegiatan di kawasan GBK, dan berkomitmen belum akan pindah sebelum terbangunnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut. Karenanya, mendukung komitmen tersebut, komunitas ini juga menjalin kerja sama dengan petugas kebersihan GBK untuk pembuangan sampah setelah terkumpul.

BERHARAP TIDAK ADA LAGI

Awalnya beranggotakan warga berkebangsaan Jepang yang tinggal di Indonesia, komunitas ini tetap membuka diri bagi siapa pun yang ingin terlibat. Tak ada syarat, Desi menegaskan. Cukup datang ke GBK setiap JOC mengadakan kegiatan dan membawa semangat untuk mengajak orang-orang di sana untuk membuang sampah pada tempatnya. Berbuah manis, di samping mendapatkan tanggapan yang sangat positif, kini, virus “peduli” yang ditularkan oleh JOC pun telah menyebar ke banyak tempat.

Hal yang sama juga berlaku pada jumlah anggotanya, yang terus bertambah diiringi lahirnya komunitas-komunitas serupa di kota lainnya. Keberadaan JOC sendiri selanjutnya menjadi bukti bahwa sesulit dan sekecil apapun kemungkinan untuk mewujudkan Jakarta yang bersih, selalu ada langkah sederhana yang harus dimulai. Melakukan hal kecil, seperti memungut sampah pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik ketimbang merutuki keadaan dan menyalahkan siapa-siapa. Karenanya, JOC pun berangan, “Kami sangat berharap JOC tidak ada lagi, karena masyarakat sudah sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga JOC tidak dibutuhkan lagi untuk memungut sampah,” ucap Desi menutup pembicaraan.

Agar tetap sehat tentunya harus menjaga kebersihan lingkungan sehingga tidak adanya sarang penyakit yang bisa menjangkit. Namun untuk menjaga kenyamanan di rumah ataupun di kantor perlu adanya sebuah genset sebagai sumber listrik ketika listrik dari PLN sedang padam. Harga genset murah berkualitas bisa didapatkan melalui Distributor resmi jual genset silent 2000 Kva di Bandung.

Langkah Kecil Bagi Jakarta Bersih

Di usianya yang muda, sebuah komunitas bernama Jakarta Osoji Club berdiri melawan arus apatisme yang menjalar, dan menyadarkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan Jakarta adalah tugas setiap orang. Minggu pagi yang cerah. Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan ramai dijajaki banyak orang dari segala usia. Tetapi, serombongan orang berkaus hijau yang perlahan datang menarik perhatian. Dilengkapi dengan aksesori lainnya seperti topi, sarung tangan, serta alat penjepit sampah, rombongan tersebut memasuki area GBK. Jelang beberapa menit setelahnya, mereka berpencar.

Ada yang memunguti botol air mineral yang berserakan, ada yang membersihkan area dari puntung rokok yang dibuang sembarang oleh pemiliknya, ada pula yang sekadar memungut lalu memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Rombongan orang berseragam hijau lengkap dengan properti “bersih-bersih” inilah yang kemudian dikenal sebagai sebuah komunitas bernama Jakarta Osoji Club. Diselenggarakan pertama kali pada tanggal 29 April 2012, aktivitas ini lantas menjadi agenda rutin yang dilaksanakan selama dua minggu sekali.

Bertambahnya jumlah anggota JOC dari waktu ke waktu membuktikan bahwa masih banyak orang yang peduli dan berani bertindak secara nyata untuk mewujudkan ”Jakarta Bersih”. Berbekal sarung tangan, penjepit sampah, serta kemauan dan semangat, siapa pun dapat langsung menjadi anggota JOC dengan turut menjaga kebersihan pelataran GBK.

BERAWAL DARI TULISAN

Tidak ada yang menyangka bahwa sebuah tulisan dapat menggugah nurani banyak orang. Berawal dari sebuah artikel bertajuk Flame Tree yang diterbitkan oleh sebuah koran berbahasa Jepang di ibukota bernama Jakarta Shinbun, Ashida San pun menuangkan pemikirannya. Kepeduliannya terhadap “Jakarta Bersih” membuatnya sekaligus mengajak pembaca untuk ikut serta turun tangan. Nomor telepon serta alamat email lantas dicantumkannya, agar kelak orang-orang yang sepaham dengannya dapat dengan mudah menghubunginya.

Agar jakarta sehat memang seharusnya kebersihan di setiap sudut kota Jakarta sendiri. Untuk itulah diperlukan semua tangan dari masyarakat Jakarta dan Kesadarannya. Disamping itu untuk membantu menjaga kenyamanan di dalam rumah ataupun kantor di Jakarta perlu adanya sebuah genset. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor resmi jual genset silent di Jakarta.

Sensasi Geber Porsche

udangan PT Euro- kars Artha Utama, kami mendapat kesempatan istimewa mencoba beragam line-up Porsche di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat (11/9). Acara driving experience yang bernama Porsche World Road Show (PWRS) ini diselenggarakan oleh Porsche AG Jerman dan Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar tur.

“Melalui PWRS, saya bisa bilang kami menawarkan kesempatan langka bagi Anda untuk memacu hingga limit namun tetap aman karena dipandu oleh para instruktur terbaik yang sangat mengerti aspek teknis Porsche,” ucap Christoph Choi, Managing Director PT Eurokars Artha Utama di sela-sela PWRS, di sirkuit Sentul.

Semua model inti Porsche hadir di PWRS namun tidak seluruh submodelnya. Beberapa di antaranya 911 GT3 RS, 911 Turbo S, 911 Carrera S, 911 Targa 4 GTS, Cayman GTS, Cayman GT4, Cayenne Turbo, Cayenne GTS, Panamera Diesel, Panamera Turbo S, Boxster GTS sampai Macan S dan Macan Turbo.

Sayang sekali PWRS yang diikuti para jurnalis Indonesia ini tidak memperkenankan 2 model istimewa, 911 GT3 RS dan Cayman GT4 untuk turut dicoba. Porsche 911 GT3 RS hadir hanya untuk dipajang sementara Cayman GT4 cuma bertugas sebagai lead car yang digunakan oleh para instruktur.

Padahal keduanya merupakan mobil baru dan dirilis bulan lalu di pameran otomotif di Indonesia. PWRS terbagi dalam 4 se si yaitu slalom, penge r eman, handling dan o­ -road. Slalom menggunakan Boxter GTS. Handling yang memanfaatkan hampir seluruh sirkuit Sentul memakai 911, Panamera, Boxster, Cayman Ca yenne dan Macan dari beragam varian.

Tak kalah seru adalah o­ffroad yang memakai trek buatan. Bonusnya adalah hot laps yang disetiri oleh para instruktur. Sensasinya istimewa karena mobil-mobil yang digunakan, 911 GT3 RS, Cayman GT4, Panamera Turbo S dan Cayenne Turbo digeber dengan melakukan drifting di setiap putaran.

Menjadi Breastfeeding Father

Salah satu upaya mencegah terjadinya sindrom papa baru adalah terlibat dalam proses menyusui. Hal ini tidak diartikan Papa untuk menyusui bayi seperti halnya yang dilakukan oleh Mama. Akan tetapi Papa ikut berperan dalam hal proses mengasuh bayi di semua tahapan. Yakni dari masa hamil, kemudian dalam proses persalinan dan juga pada saat bayi lahir pun Papa juga harus berperan serta. Itulah yang disebut breastfeeding father. Lalu, apa saja bentuk-bentuk keterlibatan Papa di setiap tahapan itu? Berikut uraiannya :

– Di masa hamil. Papa ikut berinteraksi dengan janin. Usapan pada perut istri dan suara Papa ketika menyapa janin, dapat menjadi sebuah proses “perkenalan” awal yang baik. Ketika mencari fasilitas kesehatan untuk persalinan, temani istri periksa hamil dan lakukan senam hamil. Ini adalah sebuah langkah awal untuk menjadi seorang breastfeeding father. Semua hal itu bisa meningkatkan kepercayaan istri mengenai ASI-nya. Sehingga dapat menambah kenyamanan dan kedekatan hubunngan antara suami-istri. Dan hal itulah yang berdampak positif pada proses keberhasilan menyusui.

– Saat Bersalin. Pada fase ini, Papa mendampingi Mama ketika melahirkan. Setelah melahirkan, seorang mama pasti merasa lelah secara fisik dan mental. Disaat masa IMD sedang berlangsung, Papa bisa mendukung Mama dengan pujian dan kata positif. Agar percaya diri Mama meningkat untuk memahami bahwa ASI miliknya adalah hal yang terbaik.

– Setelah Bayi Lahir. Papa mampu berperan lebih luas dalam proses pengasuhan bayi dengan melakukan beberapa hal yang bersifat praktis, seperti mengganti popok, memandikan bayi, memijat bayi, menyendawakan bayi, menenangkan bayi yang sedang menangis, membawa bayi yang sedang menangis ke Mama untuk disusui, memijat pundak Mama, membawakan makanan atau minuman hangat untuk Mama, memberi pujian pada Mama, berbagi pekerjaan rumah tangga, mengurus bayi ketika Mama mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus dirinya sendiri, atau bila ada, serta mengurus kakak si bayi.

Untuk anda yang akan mengikuti tes TOEFL dapat mencari bekal dengan mengikuti kursus terbaik di tempat TOEFL IBT preparation Jakarta.

Hijaukan Kota dengan Hortikultura

Hijaukan Kota dengan Hortikultura – Lebih dari setengah populasi manu – sia menghuni kota baik di Indonesia maupun belahan bumi lainnya. Sri Hartoyo, Dirjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mengutip Bappenas, pada 2050 sebanyak 85% populasi Indonesia tinggal di perkotaan. Perubahan iklim di – pi cu ketersediaan air yang makin menipis, membuat pembangunan kota berkelan – jut an menjadi keniscayaan untuk men – jamin kehidupan manusia yang lebih baik. “Pembangunan perkotaan menerapkan kota hijau perlu diperhatikan. Infrastruk – tur hijau baik di luar maupun di dalam ju – ga diperlukan perhatian,” ujarnya pada Ex – po Urbanscape & Greenery 2018 di Jakarta. Hartoyo menambahkan, penataan lan – sekap perkotaan (urbanscape) yang baik tidak hanya memberi nilai estetika tetapi juga menyediakan udara yang baik dan eko sistem.

Ia menyadari, pembangunan kota hijau yang berkelanjutan perlu ko – mit men kelembagaan, program, penda – na an, dan pengelolaan, dan komitmen pengembang. “Dukungan pemerintah ber basis prakarsa pemkab/pemkot. Ke – menPUPR memberikan dukungan teknis sampai tercapainya standar pelayanan minimal,” imbuhnya. Naning Adiwoso, Chairwoman Green Buil ding Council Indonesia (GBCI) menya – takan, tanaman adalah tulang punggung kehidupan, penyuplai pangan, dan peng – hasil oksigen. Kelompok tanaman yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut ada – lah komoditas hortikultura berupa sayur – an dan buah. Apalagi, generasi milenial cen derung lebih banyak beraktivitas di dalam ruang. Keberadaan lansekap kota dan perumahan hijau yang sehat sangat penting bagi mereka. “Filosofi green building (bangunan hijau) adalah kesehatan,” ungkapnya.

Perumahan Hijau

Menurut Doni Priambodo dari Ciputra Re sidence, pengembang (developer) pe – rumahan memiliki peran besar dalam ur – banscape. Tantangan mewujudkan ur – banscape, ungkapnya, memerlukan lebih ba nyak ruang terbuka hijau (RTH) dan tanaman. “Kita bikin ecopark apakah salah satu solusi, paling nggak kita sudah investasi. Range of income-nya banyak, berbagai kalangan bisa masuk. Streetscape pen – ting. Kalau nggak diperhatikan, image de – ve loper pasti terkena,” paparnya. Saat ini Ciputra tengah membangun perumahan berkonsep ecological park (taman ekologi) yang sudah rampung 25%. Rahmat Taufik Hardi, General Manager Planning, Design, & QS Property Deve – lopment Region II PT Summarecon Agung menambahkan, perumahan ber – konsep hijau bukan berarti tersedia ta – man dan lansekap saja. Tetapi ada kebe – ra gaman, keamanan, dan toleransi an – tarpenduduk. “Hijau itu harus berkesi – nam bungan. Kawasan di Summarecon ha rus maju secara sosial dan ekonomi. Dan itu ditunjang oleh penghijauan, trans portasi dan fasilitas-faslitas yang mereka merasa dekat,” papar Taufik. Summarecon pun membuat city of neighbourhoods.

“Bagaimana klaster ini bisa mengisi satu sama lain. Klaster ini hi – dup dan tidak ditinggal penghuninya. Ba – gaimana ekonominya setelah itu?” ulasnya. Monika Indiasari, Konsultan Jakarta Ba – se yang sukses mendesain Taman Koro – nium di Brunei Darussalam menegaskan, lansekap bukan sekadar tanaman. Ada beberapa tantangan yang ditemui dalam mengembangkan urbanscape, yaitu batasan waktu, anggaran, dan kepenting – an. Terkadang ada perbedaan kepenting – an antara pemerintah dengan masyarakat pengguna ruang. Ditambah lagi, peme – liharaan lansekap yang sulit karena rumit hingga bahan pembentuk lansekap tidak tahan lama. “Perlu edukasi bahwa ruang publik adalah nilai tambah yang bisa dikembangkan di suatu kota,” cetusnya. Baik Doni maupun Taufik mengakui, tren permintaan perumahan berkonsep hijau semakin tinggi meski mereka tidak me – nam pik harga rumah yang ditawarkan ju – ga ikut naik.

“Benefit yang bisa kita da – patkan sangat banyak. Secara ekonomi pasti meningkatkan property value (nilai perumahan) sampai 20%,” urai Monika. Dengan adanya desain yang baik akan men datangkan orang-orang untuk sosia – lisasi bersama. Menerapkan konsep hijau, kata Taufik, Summarecon juga memberikan tanaman hortikultura berupa tanaman buah, se – perti jambu pada setiap orang yang mem – beli rumah di tempatnya. “Kenapa, kalau tanaman buah ‘kan disayang, dijaga,” imbuhnya. Sementara Henry Bastaman, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan – an menyatakan, sampah menjadi masalah utama urbanscape yang perlu ditangani.

“Kesadaran penduduk Indonesia terha – dap sampah sangat rendah. Infrastruktur untuk menjaga sampah belum terpenuhi de ngan baik, lokasi dan bujet untuk me – nge lola sampah relatif rendah,” im – buhnya. Survei 2016 menunjukkan, sebagian sam pah di Indonesia adalah sampah or – ganik yang berasal dari rumah tangga. “Dari 60% sampah organik itu 40%-nya sisa-sisa makanan. Yang paling kecil itu da – ri bahan-bahan nonorganik,” ungkap Henry. Pengelolaan sampah harus melibatkan semua pihak, yaitu pemerintah, masyara – kat, dan industri. “Ada 13 ribu lebih bank sampah di seluruh Indonesia. Sebanyak 179 ribu orang terlibat pengelolaan sam – pah lewat bank sampah. Ini memberikan lapangan kerja di perkotaan,” tandasnya.

RTH untuk Urban Farming

Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta, menurut Oswar M. Mungkasa, Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup – Chief Resilience Officer (CRO) Jakarta Berketa – hanan, terkendala rendahnya kesadaran akan peran penting RTH. Terlebih, keter – sediaan lahan kosong di Jakarta sangat terbatas. “Begitu tanahnya kosong, ter – nyata sengketa atau nggak tepat jadi RTH,” katanya. Meski begitu, sambungnya, di Jakarta masih ada ruang sekitar 9,98% atau 6.000-an ha sesuai fungsi RTH. RTH yang bersifat pribadi sebanyak 14% tetapi RTH milik publik harus mencapai 20%. Oswar menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota DKI tengah menyiapkan RTH sebagai sa – rana urban farming (pertanian perko ta – an). Luasnya sekitar 1,7 ha di Grogol Selatan.

“Kita sedang mengupayakan masalah le galnya. Itu menggunakan lahan peme – rintah tapi ‘kan ada yang de jure (secara hukum) punya kita (pemerintah), de facto (faktanya) didudukin orang,” jelasnya. RTH ini diharapkan menjadi proyek percontohan tempat belajar masyarakat hingga mahasiswa dalam mengem – bangkan urban farming. “Kita ingin agar punya suatu jejaring di mana kita bisa saling interaksi dan pemerintah mem – bantu,” lanjutnya. Selain itu, Pemkot DKI telah membangun urban farming di ber – bagai tempat, seperti di rumah susun Ma – runda dan Cempaka Putih.

NaS plus-plus untuk SoHo dan Multimedia

NaS plus-plus untuk SoHo dan MultimediaDilihat dari sisi fisiknya saja, NAS yang satu ini sudah terlihat “ramai” dengan berbagai macam panel LCD, port, serta lima buah tombol yang terdapat di sisi depan. Lima buah tombol tersebut terdiri dari tombol power, up, down, enter, dan escape. Berbeda dengan tombol power, tombol up, down, enter, dan juga escape digunakan sebagai alat navigasi untuk mengoperasikan panel LCD. Panel LCD pada bagian atas sendiri menginformasikan tentang IP Address dari NAS, kondisi dan kapasitas HDD, dan kipas. Sedangkan LCD Panel pada sisi kiri akan menginformasikan tentang kondisi HDD dari tiap-tiap drive bay, kondisi jaringan, serta perangkat yang terhubung melalui port USB. Untuk media penyimpanan, NAS ini memiliki empat buah drive bay. Masingmasing drive bay tersebut dapat diisi dengan hard disk berkapasitas 4 TB.

Baca Juga : https://teknorus.com/5-game-psp-terbaik-2016/

Itu artinya, NAS ini memiliki kapasitas maksimal hingga 16 TB. Untuk meningkatkan faktor keamanan, setiap drive bay juga dibekali dengan lubang kunci. Dengan begitu, risiko kehilangan hard disk pun dapat diminimalisir. Dengan adanya empat buah drive bay, Anda dapat menggunakan konfigurasi RAID 0, 1, 5, 6, 10 dan JBOD. Untuk keperluan multimedia, sisi belakang Thecus N4800Eco dilengkapi dengan sebuah port HDMI, D-Sub, dan 3,5mm Audio-out. Dengan begitu, Anda dapat mengoneksikan monitor, TV, ataupun speaker secara langsung. Spesifikasi yang diberikan pun cukup tinggi untuk kebutuhan multimedia. Di dalamnya, tertanam sebuah prosesor Intel Atom D2701 yang berkecepatan 2,13 GHz. Intel Atom D2701 ini merupakan prosesor dual-core yang dilengkapi dengan teknologi HyperThreading sehingga performanya mampu menyaingi prosesor quad-core. Untuk mendukung performa prosesor yang digunakan, di dalamnya juga terdapat RAM DDR 3 sebesar 2 GB. Jika Anda memiliki data penting di dalam NAS, Thecus N4800Eco memiliki beberapa feature backup yang membuat data Anda aman, di antaranya feature Data Guard, Data Burn, dan Cloud Backup

Mobil Concept Masa Depan dari Daihatsu

Mobil Concept Masa Depan dari Daihatsu

daihatsu Ft Concept

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga ingin menyasar seg- men Medium SUV dengan menghadirkan FT Concept. Mobil ini tentu lawan yang sepadan bagi Nissan X-Trail, Honda CR-V, dan Mazda CX-5. FT Concept mengusung desain Tough and Masculine. Ia dibangun dari platform Terios tapi dengan buritan lebih panjang agar mengangkut 7 orang penumpang. Di kabin, ia dilengkapi panoramic roof. Sementara pada trim pintu hingga ke dasbor dihias ambient cabin light berwarna biru. Mobil ini memiliki 2 fitur navigasi baik di konsol tengah maupun di spidometer untuk mendukung mobilitas pengendara.

daihatsu FX Concept

segmen Compact SUV yang tengah naik daun juga turut menarik minat PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Mereka menghadirkan Daihatsu FX Concept yang berbasis dari LCGC Daihatsu Ayla untuk mengisi celah tersebut. FX Concept hadir dengan konsep urban sporty crossover yang futuristik. Salah satu upaya ialah dengan suguhan pintu belakang model suicide door. Tidak hanya itu mobil ini juga didesain dengan kabin yang lebih pas untuk 5 penumpang dengan bagasi yang lebih besar dibanding dengan Ayla. Untuk meningkatkan keasikan berkendara, dasbor sudah dilengkapi sistem navigasi canggih. Tambahan ambient light serta aplikasi panoramic roof membuat nuansa kabin terasa lebih mewah. Sebagai compact crossover, FX Concept sangat pas bagi petualang untuk menerjang berbagai medan. Jika jadi diproduksi, kendaraan ini paling bisa terealisasi 2,5-3 tahun mendatang.